Tampilkan postingan dengan label romantis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label romantis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 April 2014

Kumpulan Kata Romantis Terbaru - Bagi yang merasa kurang romantis dengan pasangannya mungkin perlu baca postingan di bawah ini. Ya! kali ini akan membagikan kata-kata romantis terbaru  untuk para pembaca sekalian. Tentunya agar pasangan kalian terkagum-kagum akan sisi keromantisan kalian. Kumpulan kata-kata romantis ini saya dapatkan dari berbagai sumber terpercaya. Saya harap kumpulan kata romantis terbaru ini bisa bermanfaat bagi pembaca sekalian.


Satu hal yg tak aku suka ttg cinta: semakin aku menyangkalnya, semakin kau membuatku jatuh cinta.

Aku Bukanlah Pujangga Yang Pintar Merangkai Kata, Namun Aku Hanya Punya Cinta Yang Kupersembahkan Hanya Untukmu.

Jika engkau langit yang mendung, akulah matahari yang menunggu, bersama gerimis yang melukis pelangi cinta.

Mendekatlah, sandarkan kepalamu dibahuku. Luapkan segala sedihmu, akan ada pelukan dari diriku yang siap meredakan segala sedihmu.

Akan ku hancurkan keraguan yg kau punya,, dengan keyakinan cinta ini, dari hatiku.

Bila kangen dapat dijadikan sebuah buku, aku tak akan mampu menghitung jumlah halamannya.

Bunga dan lebah mengajarkanku bagaimana cara memberi dan menerima dalam satu kata bahagia.

Aku bisa menemukan kamu ditengah keramaian hanya dgn telinga & mata tertutup. Itu karena aku mencarimu menggunakan hatiku.

Mencintaimu adalah inginku. memilikimu adalah dambaku. meski jarak jadi pemisah, hati tak akan bisa terpisah

Aku mencintaimu bukan karena kamu cantik, baik ataupun juga kaya. Aku mencintaimu karena hati ini lah yg telah memilihmu.♥

Aku menangis memilikimu,bukan karena ak sedih memilikimu,karena aku bangga mempunyai kekasih sepertimu hingga hti ini terharu.

Kamu memang bukan satu-satunya orang yg ada dunia ini. tapi kamulah satu-satunya orang yang ada di hati ku !!

Saat angin membasuh jiwa raga ku terbang mencari cintamu. dimataku terlukis wajahmu, dihatiku jadikan aku terbaik untukmu.

Cinta itu sprti angin tak dpt dilihat, tp sangat menyejukkan bila dirasakan. cinta itu sprt aliran sungai yg slalu tau dmn akan bermuara.

Di saat aku rapuh kamu datang untuk tenangkan aku dan temani aku di setiap waktu.

Kamu tak perlu berusaha jadi sempurna. cukup berusahalah jadi pacarku.

Kenalilah aku lebih dekat, Kamu akan tahu betapa inginnya membahagiakan Kamu.

Walau kamu sering bohongin Aku, Cinta Aku sama Kamu mengalahkannya.

Suatu saat kamu telah tiada, aku pengen kamu tau sesuatu, kalau sampai kapanpun di hati aku cuman ada kamu.

Jika mencintaimu dimulai dengan senyuman, tumbuh dengan dekapan dan akan kuakhiri dengan sebuah pelaminan.

Aku gak mungkin bisa membaca pikiranmu, tapi satu yg bisa kulakukan: mencintaimu segenap hatiku.

Aku akan tetap menjaga indahnya cinta kita meski suatu saat pelangi tak lagi sanggup menjaga indahnya goresan warnanya.

Cukup kau katakan pada semua orang, bahwa yang tulus mencintaimu hanya aku!

Saat kita jauh, sebenarnya hanya raga kita yang jauh. Namun hati kita selalu dekat, karena hatiku ada di hatimu.

Ketika aku tak berada di samping mu, bukan berarti aku tidak bersamamu, ingat hatiku selalu bersamamu.

Waktu yang mempertemukan kita , Waktu yg membuktikan besarnya cinta kita untuk bersama.

Tak salah hati ini memilihmu sebagai hati yg pantas tuk memiliki cinta ini, krn hanya dirimulah yg mampu memberikan bahagia yg ku cari.

Sering aku memenjara waktu di tatap matamu. Sebab aku bisa terperangkap selamanya disana, tanpa merasa ada sedetikpun yang terlewat.

Aku mendamba pelangi utk matamu, jd berhentilah menghiasnya dgn hujan, yakinkan dirimu akulah yg lbih bisa membahagiakanmu dibanding dia.

Mencintaimu, tak habis-habisnya hati mengucap namamu dlm detak jantungku. Memilikimu, tak habis-habisnya jg hati ini merindumu.

Rindu itu kamu, seseorang yang tak mampu kusentuh dengan tangan, namun dapat kutemani dalam asa dan impian. 

Semoga Bermanfaat ^^

Minggu, 08 Desember 2013

Kumpulan Puisi Rindu
Puisi rindu kekasih terbaru, terlengkap dan paling romantis tahun 2012. Kumpulan Puisi rindu buat kekasih, pacar dan orang orang tercinta. Puisi rindu untuk kekasih,  puisi rindu pada kekasih hati.

Kata orang rindu itu ngga ada obatnya kecuali bertemu dengan orang yang dirindukan. Nah daripada cape cape nyari obat rindu yang katanya ngga ada itu, lebih baik bikin puisi aja deh. Siapa tahu bisa sedikit mengobati rasa rindu yang sedang kita alami.

Nah, karena sekarang ini, saya sedang kangen sama seseorang, jadi mau berpuisi dulu ah... Mendokumentasikan kumpulan puisi yang pernah dibuat. Terutama yang tentang rindu rinduan. Daripada disimpan di kertas entar sobek. Sekalian apdet postingan. Huh.., udah lama banget ngga apdet nih.

Menapaki Kerinduan

ketika sinar rembulan pucat
sesosok rindu tanpa sayap
terbang ke langit malam

gelap mata
gelap hati
membuat ia lupa dimana tempat bersinggah
gelap malam menghapuskan arah dan tujuan

sementara,
dingin sunyi menjadi saksi
jiwa-jiwa yang menggigil
terperosok ke ceruk jurang malam

dalam...
sedalam hatimu

debur ombak di Pantai Barat menghantam jiwaku
tapi tak mampu goyahkan sepi
sapaan angin mengajak kabut dingin
menyusupi pori-pori,
merontokkan tulang..,
tapi tak mampu runtuhkan sunyi

sepi tanpa keheningan
sunyi dalam kebisuan

disitu aku terdampar
sendiri
menapaki kerinduan

Pangandaran,  2009


Kunyanyikan Rindu

di sini
di antara kemeriahan dan bintang
aku memilih sunyi
di mana telah kutanam hektaran rindu untukmu
ketika malam berjatuhan
hingga terdampar di pagi

dan untuk kesekian kalinya
aku merasa kau begitu jauh
meski kita masih saling berteduh
di bawah langit yang sama

kekasihku...
jika kau percaya angin adalah satu
jika kau percaya samudera adalah biru
akan kunyanyikan rindu ini
lewat angin, lewat laut
lewat sunyi
dan denting malam

Ciamis, Agustus 2009


Cinta di Matamu

entahlah..,
berapa kali harus kuyakinkan dirimu
bahwa rindu yang mengalir dalam darahku adalah rindumu

mungkinkah..,
kau dengar
cerita yang tergelar lewat bisunya malam
itu cerita cinta
tentang kau dan aku

kau tahu
purnama ini begitu indah
walau tak seindah senyummu
yang terakhir kali
masih kuingat

kasih..,
aku lihat senyummu
di antara bintang dan bulan purnama
aku dengar suaramu
lewat hembusan angin dan gesekan daun-daun

tapi rinduku belum juga terobati

kasih..,
apakah hari ini kau simpan rindu
seperti rindu yang menggunung di hatiku..?

ah..,
bila saja mungkin
ingin kulihat cinta di matamu
sekali lagi..!

ciamis, 1 Februari 2004


Harapanku

Letih sudah kumenahan rindu
rindu yang tak kesampaian
mungkinkah jadi kenyataan
atau hanyalah sebuah angan

Lelah kini kubertahan
dalam kesepian jiwa
mungkinkah ia merasakan
ataukah hanya bertepuk sebelah tangan saja
Follow Kami :

Aku ingin
suatu hari nanti
ia menyadari
hati ini yang menyayangi

Harapku
bila mungkin aku tiada lagi
ia tersenyum
atas tulus cinta yang kuberi

Puisi ini karya: Danti Nur Mawaddah


Kepada Sang Rembulan

kepada sang rembulan
apakah salamku telah kau sampaikan atau sengaja kau simpan sebagai kenangan
dan malam menertawaiku…

ia mengajakku menari,meski tampak malu-malu namun wajahnya nampak cantik dengan sedikit guratan cahaya
ia berbisik padaku “aku mengenalmu sebelum rindu membelaimu ”
di suatu sudut aku tertawa…
Follow Kami :

kami menari…dan menari…
menciptakan tarian dalam rindu yang cemburu
sesekali ku lihat air mata dari kelopak indah yang merindu
di suatu sudut aku tertawa…

malam beranjak perlahan di hening yang tertahan
mencumbu rindu yang meluru dalam jiwa sang perindu
meski kerinduan tertahan dalam bait-bait penantian
tapi waktu akan memberi jawaban…

puisi ini by : Noah vetra


Jiwa Kosong

kasih……
merangkai kata ungkapan jiwa
terhampar dalam hamparan
sejak tiada mendengar suaramu
sangat terasa kehampaan
hari-hari sunyi tanpa gairah
jiwa kosong
semua terasa mati
kasih…….
karena cinta teramat dalam
pengharapan dalam penantian
hati menangis ….teriris
rindu akan dirimu di setiap waktu
memeluk bayangan mu di setiap tidur
ku garis pada renungan hati
selagi jiwaku masih ada
dirimu akan tetap ku raih….
namun……
jika diriku sudah tiada
suatu kebanggaan
bahwa diriku telah memiliki
“CINTA SEJATI”
Follow Kami :

“Pujangga Kelana ”
Doerie, 21/06/2012


Kemana Rindu kan Menepi?

ingin ku lukis wajah rembulan di kanvas merah sang malam, dengan sedikit guratan warna ungu dan jingga
membentuk gulungan awan yang menyiratkan makna kerinduan

kemana perginya sang bidadari,ia tak kulihat lagi dengan sayapnya yang putih terang,ia selalu terbang dan tersenyum diantara awan dan rembulan
apakah malam telah menuntunnya kembali pulang
tetapi kemaren ia masih bersamaku
duduk dan berbincang santai..

aku masih mendengar tawanya dari kejauhan
lembut seperti dentingan dawai…
dan aku masih merasakan senyumnya meski sekilas di balik awan…
Follow Kami :

Resah menyelinap perlahan
menenggelamkanku dalam palung yang teramat dalam
menghempasku jauh dalam pusaran rindu yang tak tergantikan

kemana perginya sang bidadari
di ujung senja rindu menanti dan tertati
melukis rangkaian bait-bait salam
berharap hadir dalam ingatan…

Kemana rindu kan menepi by Noah vetra


Binar Rindu

Desir waktu kian bergulir
Memucat paras sang nawan
Derai seketika tegup-tegup jantung
Menuntun aksara sang pemilik lara

Pijak malam mengelabuhi hening
Hasrat terpendam membeku di sendi
Hingar menggelegar menggema
Hujatkan seruan seribu tanya?
Haruskah ku patri rinduku
Di dalam bilik hati dan kusulamkan
Di setiap palung jiwaku?
Follow Kami :

Tuhan :
Bila benar binar rindu ini tak kan
Ber tuan maka redupkanlah
Bersama angan yang kerap
membayang
Di dalam purnama-purnama malam
Agar hati tak lagi melayarkan mimpi
Dalam kesemuan…..

” Binar Rindu ”
(Putra Jogja)

Udah ah, segitu dulu puisi rindu nya. kapan kapan ditambah lagi... Oh, ya kamu juga boleh kirimkan puisi rindu karyamu buat seseorang. share aja di komentar.

Sabtu, 07 Desember 2013

CHATTING ...

By. Shinta Trinovia Kumalasari



    Iya chatting. Kenapa, apa ada yang aneh atau keliru..?? Sampai harus bengong, melotot dan heran. Biasa saja lah, WOLES saja. Hahaha .
    Siapa sih yang gak tau dengan namanya chatting, facebook, twitter, YM, koprol, atau mig33. Itu seperti ladang buat remaja-remaja sekarang untuk sekedar mencari kenalan,majang foto-foto narsis atau bahkan meng-GALAU dengan status-status ala cinta remaja masa kini. Semua itu sah-sah saja di jaman serba edan ini. Orang yang tempatnya jauh serasa dekat tapi yang dekat seolah menjauh.
     Dan Rania adalah salah satu remaja yang kecanduan yang namanya Facebook. Lebih baik sehari gak jajan deh daripada harus relain pulsa abis yang akibatnya dia gak bisa buka akun Facebooknya. Bukan apa-apa karena dari facebook dia serasa menemukan dunia baru yang benar-benar dia inginkan. Kenal dengan banyak orang,berkomentar di status orang yang kadang sama sekali tak dikenalnya atau hanya lempar-lemaparan jempol di status teman. Semua terasa menyenangkan... apalagi sejak sang ayah membelikannya notebook dan modem anti lelet impiannya. Bisa dihitung lah berapa lama waktu Rania yang tidak dihabiskan di depan notebook barunya itu. Apalagi sejak ia kenal dengan Agra teman facebooknya. Huuhh...lebih parah lagi itu.
     Tingkah Rania berubah seketika di sekolah dia lebih suka mantengin handphonenya buat chatting dengan Agra di dunia yang lain yaitu mig33. Masih satu dunia sih sebenernya sama facebook tapi kan berhubung Rania online pake hape jadi ya gak bisa kalau chattingan lewat facebook. Sosok Agra seolah menyihir Rania yang lugu. Menurutnya Agra adalah sosok yang ia impikan baik,perhatian dan bisa mengerti apa yang Rania inginkan. Maklum saja Rania memang haus akan itu semua bahkan mungkin Rania hampir lupa rasanya diperhatikan. Keluarganya broken home, kakaknya ada di luar negeri sedangkan sang ayah sibuk berbisnis kesana-kemari. Hanya sesekali saja menelpon Rania untuk menyakan kabar dan keadaannya.
     Tapi,akhir-akhir ini Agra off dari dunia maya. Tak ada status yang ia tulis dan tak ada pula pesan yang ia kirim untuk Rania. Hati Rania benar-benar gelisah dia kelimpungan bahkan tak mau makan gara-gara hal itu. rania kembali dalam kesunyiannya tak ada senyuman yang ada di bibirnya semua kembali seperti semula. Murung dan terdiam.
“Jangan sedih Rania manis ... aku gak akan ninggalin kamu kok. Agra ...:)”
     Rania tertegun membaca sepucuk surat yang ia temukan di depan gerbang rumahnya. ia celingukan mencari pengirim surat misterius itu. kenapa ada nama Agra disana dan apa mungkin Agra mengiriminya surat. Tapi apa mungkin kantor pos menerima surat tanpa perangko dan tanpa amplop. Atau ini modus pengiriman baru dengan botol bekas air minum? Hahh...semuanya serba tak masuk akal dan ganjal di hati Rania. Tanpa pikir panjang Rania membuang botol bekas berisi surat itu ke tong sampah depan rumahnya. “pasti orang iseng,”batinnya.
     Ada hal aneh di sekolah, semua mata menjurus ke arah Rania. Dari atas sampai bawah mata-mata itu seolah menelanjangi setiap langkah kaki Rania. Rania bertambah gugup ketika Keke menyapanya dengan

sapaan yang aneh “wah..gak nyangka gue. Elu jadi model ya. Bagus-bagus tau gak hasil jepretannya. Selamat ya..”
      Rania semakin bingung dengan semua yang baru saja terjadi. matanya berkeliaran mencari-cari sesuatu, dan .... yaaap ini dia. Ini adalah sumber dari semua keanehan pagi itu. matanya melotot seolah tak percaya. Foto-fotonya terpampang di mading sekolah. Bukan jepretan orang biasa seperti fotografer yang sudah mahir,lengkap dengan semua editan-editan yang berkelas. Luar biasa!! Anehnya sama sekali Rania tidak merasa pernah berpose atau melakukan pemotretan seperti itu. semua foto jelas seperti foto yang tak disengaja tapi punya nilai estetika. Lalu siapa yang melakukan ini tanpa sepengetahuannya? Tak ada yang dekat dengannya akhir-akhir ini. Hanya Agra temannya di dunia maya yang tiba-tiba lenyap di telan bumi. Rania benar-benar dirundung rasa penasaran yang luar biasa. Foto-foto itu diambil sekitar tiga sampai empat bulan belakangan ini. Dan jangka waktu itu saat-saat ia berhubungan dengan Agra sebelum akhirnya ia menghilang. Rania segera membereskan foto-foto di mading dan memasukkannya ke dalam tas. Dia sudah tak kuat menahan rasa malu di depan teman-temannya.
       Di rumah Rania langsung beraksi. Membuka semua akun mayanya. Dari mulai facebook,twitter bahkan mig33. Dia sangat berharap bisa bertemu dengan Agra dan meluapkan semua unek-uneknya saat ini. Tapi semuanya tetap nihil. Ia sudah mengulang semuanya berkali-kali. Tapi sama saja, tak pernah ada hasil yang diharapkan. Semuanya percuma. Di tengah keputus asaannya tiba-tiba handphonenya berdering. “nomer dirahasiakan.” Tak biasanya ada panggilan masuk dengan nomer rahasia seperti ini. “ahh..paling juga orang iseng”gumamnya. Tapi berulang-ulang nomer itu menelpon sampai membuat Rania merasa risih juga.  Terpaksa Rania mengangkatnya,
“halo..”
“lama banget sih Ran... apa kamu gak inget besok itu tanggal berapa? Kalau kamu inget besok datang ya ke tempat biasa dulu,pake baju favoritmu dulu pas ketemu aku. Jam 3 sore”
       Belum sempat Rania bertanya siapa yang menelponnya telpon itu sudah terputus. Rania berusaha mengingat pemilik suara serak basah itu. Tapi percuma saja tak ada yang terbersit sedikit pun. “Tok..tok..tok” suara itu membuyarkan lamunan Rania. Pembantunya memberikan kotak kecil warna merah jambu. Tanpa nama pengirim dan juga alamat yang jelas. Surat kaleng lagi. Tapi ini bukan surat melainkan puzzle. Rania semakin tak mengerti ia merasa tengah diteror. Tapi apa yang diinginkan teroris darinya? Baju,coklat,atau sepatuku? Ah..ada-ada aja. Puzzle acak-acakan yang gak jelas susunannya. Seperti potongan kertas yang di gunting tak beraturan. Yang sudah dimakan kuda dan di muntahkan lagi karena gak mungkin kuda makan kertas. Kertasnya benar-benar kusut dan berwarna tak lagi merah jambu. Warna merah jambunya sudah memudar seperti sudah diinjak-injak dan di dekatkan tungku pembakaran sehingga agak-agak coklat gosong. Benar-benar sulit dibaca deh puzzlenya. Semalaman Rania mencoba menggabungkan potongan-potongan itu. belum juga ketemu maknanya. Malam merayap naik hingga matahari samar-samar bersinar. Akhirnya Rania bisa menyatukan potongan-potongan itu tapi masih ada bagian yang kosong disana. Rania mencoba berfikir, “Hah..botol bekas itu.” rania berlari keluar rumah mencari-cari botol bekas di tong sampahnya. Sia-sia saja karena tong itu sudah bersih. Rania tampak sangat lelah dan kecewa. Ia merasa ceroboh dan bodoh tak pernah berfikir kalau botol itu ada gunanya.
 “Mbak nyari apa?”tanya pembantu Rania.
“botol bekas mbok. Di dalem situ ada suratnya.”
“apa seperti ini?” (sambil menyodorkan botol bekas).

Wajah kusut Rania seketika langsung berubah jadi sumringah,” kok ada di kamu mbok? Kan udah aku buang?”
“Ada cowok yang ngasihin itu ke mbok non..tapi gak tau siapa?”
“cowok?” Rania bingung. Ia celingukan melihat orang-orang yang lalu lalang di depan rumah. Berharap bertemu cowok misterius itu.
      Rania ngerasa percuma aja nyari-nyari cowok yang sama sekali gak ia tau mukanya. Ia memutuskan untuk melanjutkan menyusun puzzle di kamar. Sebelumnya ia membuka botol bekas yang sempat dibuangnya berharap menemukan kata kunci untuk memecahkan misteri ini. Tanpa disangka ia menemukan potongan puzzle ini. Padahal seingatnya tak ada potongan kertas ini sebelumnya. di dalam botol juga ada pena kecil yang bertuliskan,”using this pen.” Rania semakin bersemangat menuntaskan puzzle ini. “Singapura 2006-Adenium caffe-Agra”
       Rania terkejut membaca tulisan puzzle itu. dia langsung bergegas mandi dan tancap gas ke sebuah tempat. Rania seolah baru menyadari sebuah hal dan ingin segera bertemu lelaki misterius itu. Satu jam..dua jam... sudah lebih dari dua jam Rania menunggu tapi lelaki itu tak kunjung tiba. Ada rasa kecewa menyerbu di dalam dadanya.
Bila rindu ini .. masih milikmu.. harus berapa lama aku menunggumu.
Aku menunggumu....
      Lantunan syair itu membuat getaran berbeda dalam diri Rania. Ia menoleh ke belakang dan melihat seorang lelaki yang melempar senyum manis kepadanya. Lelaki itu menaruh gitarnya dan menghampiri Rania..
“masih ingat denganku?”tanyanya.
“Kamu...Agustinus Rahardian. Sahabat kecilku dulu. Kamu masih ingat semuanya...bahkan hal kecil seperti lagu ini,”tangis Rania.
“aku mengingatmu selalu Ran...hari ini aku nungguin kamu. Dan maaf  kalau aku suka ngejepret kamu diem-diem,nempel itu di mading sekolahmu dan neror kamu sebagai Agra. Apa kamu lupa semuanya bahkan tak mengira Agra itu aku?”
“Semuanya berbeda Gus...tak seperti dulu. Aku saja lupa Agra itu singkatan namamu. Maafin aku ya.. begitu mudahnya aku lupa. Pengaruh usia mungkin.. kapan kamu datang?”
“sebelum aku cerita aku pengen kamu jawab pertanyaanku dulu.. apa celotehan kita dulu bisa jadi nyata? Aku datang ke Indonesia Cuma buat kamu. Apa kamu mau kelak jadi pendampingku di pelaminan?”
Rania kaget ini seperti sebuah petir di siang bolong baginya. Dilamar di tengah kebingungan dan kelinglungan.
“tak usah tergesa-gesa Gus...hati ini masih milikmu kok.”
       Agra atau Agustinus Rahardian tersenyum dan menggandeng Rania untuk bernyanyi bersama di caffe. Tak ada yang tau jalan hidup seseorang, semuanya terjadi begitu saja. Begitu juga Rania dan Agra yang menjalani semuanya seperti air yang mengalir.
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!