Tampilkan postingan dengan label kpk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kpk. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Desember 2013


Komisi Pemberantasan Korupsi mencegah dua orang terkait kasus dugaan korupsi pengadaan simulator surat izin mengemudi. Pencegahan itu karena keduanya akan dimintai keterangan sebagai saksi. 


"Agar jika dibutuhkan keterangannya, mereka tidak berada di luar negeri," kata juru bicara KPK, Johan Budi SP, di gedung KPK, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 21 November 2012.



Kedua orang itu adalah Vendra Wasnury, Direktur PT Adora Intergasi Solusi, dan Muhammad Kripsiyanto dari pihak swasta. Johan mengatakan, status Vendra dan Kripsiyanto masih sebagai saksi.


Namun, KPK masih belum menentukan kapan keduanya akan diperiksa oleh para penyidik lembaga antirasuah. "Belum ada jadwal. Tapi kalau orang dicegah pasti akan diperiksa," katanya.


Pekan lalu KPK sempat menggeledah kantor PT Adora di kawasan Tebet. Dalam penggeledahan itu, KPK membawa sejumlah dokumen dari kantor tersebut.


Sampai saat ini, KPK sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus simulator. Mereka adalah dua jenderal aktif: mantan Kepala Korps Lalu Lintas Inspektur Jenderal Djoko Susilo, Wakil Kepala Korlantas Brigadir Jenderal Didik Purnomo.


Selain itu, KPK juga menetapkan tersangka pada dua orang rekanan dalam proyek ini, yaitu Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto dan Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S Bambang. Sumber

Sabtu, 26 Oktober 2013

Isu Santet, Abraham Samad: Tuhan Akan Lindungi KPK - Jakarta - Isu santet merebak kala KPK menangani kasus korupsi besar. Tak terkecuali kala KPK melakukan penanganan dalam kasus tangkap tangan suap sengketa Pilkada. Informasi yang beredar, tim pemantauan KPK menemukan rencana adanya orang-orang yang melakukan praktik tertentu ke KPK.

Namun, Ketua KPK Abraham Samad yang dikonfirmasi soal isu santet itu tak risau. Dia yakin KPK melakukan niat baik yang diridhoi Allah, karenanya akan dilindungi.

"Tuhan akan melindungi segenap insan KPK," jelas Abraham saat berbincang dengan detikcom, Selasa (8/10/2013).

Soal praktik mistik seperti itu memang percaya tidak percaya. Tapi kadang ada saja orang iseng yang melakukan praktik itu. Kabarnya KPK pernah ditaburi tanah sampai bunga.



Praktik seperti itu memang biasa dilakukan, apalagi apabila tersangka korupsi itu tokoh suatu daerah tertentu. Tapi ya itu tadi, seperti disampaikan Samad, dengan niat baik KPK akan selalu dilindungi Tuhan.
==========
Semoga Tuhan Melindungi Orang Orang dan Pejabat BAIK di Negeri Ini!

[ source ]
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!